malam kian larut
dan rembulanpun bersembunyi di balik taring serigala malam
ketika mataku sembab dan tak lagi mampu membidik langit
ketika perih menyembelih hati yang tak lagi bertanduk
arah tak lagi berliku menyisir jalan yang kian menyempit
mengerucut pasti seiring kenyataan yang kini makin gamblang
tembang sumbang ilalang
menyadarkanku akan keberadaan cinta yang tereka
bagai puisi pujangga yang tercipta maya
menghunjam raga yang tak lagi memeluk jiwa
malam ini burung hantu tak lagi mampu belalakkan mata
ketika cakarnya mencengkeram jiwaku yang mulai hampa
tersadar akan cinta yang tak nyata
tersadar akan cinta yang mendua
kasih...
malam semakin larut
ijinkan aku tuk pejamkan mata
karena esok mungkin kau tak lagi ada
saat langkahku terganjal bongkahan luka
dan tak mampu lagi menggapai bahagia
kasih...
cukup sudah hatiku menyulam duka
kini hanya terdampar lemah di ayunan luka
karena cinta yang mendua
Saturday, December 24, 2011
Subscribe to:
Post Comments (Atom)






0 comment:
Post a Comment